Saat memasarkan suatu bisnis secara online, copywriting adalah salah satu hal yang penting untuk kamu perhatikan. Pasalnya, kalimat yang padat dan menarik ini merupakan ‘pintu masuk’ bagi para pelanggan.
Disebut sebagai ‘pintu masuk’, karena dengan copywriting, kamu bisa menarik para pelanggan untuk menjadi pelanggan loyal bisnis online-mu dan calon pelanggan untuk berkunjung serta melakukan transaksi pada bisnis online milikmu.
Lalu, bagaimana cara membuat copywriting yang menarik dan bisa mendatangkan konversi? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
Apa Itu Copywriting

Pernah melihat content atau tulisan yang menarik di media sosial, suatu situs, atau deskripsi pada Youtube? Ini yang disebut dengan copywriting.
Copywriting adalah kegiatan menulis yang bertujuan untuk menarik target pengguna sehingga mereka tertarik untuk membeli produk, layanan yang ditawarkan, maupun tindakan lain yang kamu kehendaki.
Copywriting sangatlah dibutuhkan untuk suatu bisnis. Dengan teknik copywriting, kamu dapat menarik konsumen dan calon konsumen yang akan menaikkan penjualan, trafik pengunjung website, media sosial, dan engagement rate yang tinggi.
Pada digital marketing, kamu bisa menemukan bentuk copywriting pada Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, email, hingga situs. Sedangkan di luar itu, kamu bisa melihat bentuk copywriting pada billboard atau pamflet.
Seiring berkembangnya dunia digital marketing, saat ini semakin banyak perusahaan yang membutuhkan seorang Copywriter. Kamu pasti sering melihat lowongan pekerjaan copywriter, bukan? Copywriter merupakan sebutan untuk orang yang membuat copywriting.
Jika kamu tertarik dengan pekerjaan ini, maka kamu harus tahu cara membuat copywriting yang baik dan memiliki skills lain seperti mampu berpikir kreatif dan memiliki kemampuan riset yang kuat.
Memahami Fungsi Copywriting

Seperti yang telah disebutkan di atas, copywriting berfungsi untuk melakukan persuasi terhadap konsumen dan calon konsumen agar tertarik membeli produk yang kamu tawarkan atau melakukan sautu tindakan sesuai dengan kehendakmu.
Dengan pelanggan ataupun calon pelanggan terbujuk dengan tawaranmu, maka kamu dapat mengalami kenaikan penjualan. Selain itu, produk mu juga dapat dikenal oleh khalayak, begitu pula dengan akun media sosia dan situs website milikmu juga dapat mengalami kenaikan pengunjung bahkan pengikut.
Kenali Jenis Copywriting

Berdasarakan fungsi dan fokusnya, copywriting memiliki jenis yang perlu kamu ketahui. Berikut rangkumannya!
-
Direct Response Copywriting
Copywriting ini berfungsi untuk mendapatkan respon langsung dari konsumen. Contohnya, call to action untuk klik situs website yang tertera.
-
Sales Coypwriting
Copywriting ini berfokus dalam menawarkan produk, memberikan solusi untuk konsumen juga calon konsumen, dan menyampaikan manfaat dari produk. Tujuan marketing copywriting adalah untuk meyakinkan konsumen juga calon konsumen untuk membeli produk yang kamu tawarkan.
-
Brand Copywriting
Copywriting ini berfokus untuk menyampaikan citra dan identitas suatu brand yang membedakannya dengan brand lain. Contohnya adalah tagline atau slogan suatu brand.
-
SEO Copywriting
Copywriting ini ditulis dengan memenuhi persyaratan SEO yang bertujuan menarik konsumen dan meningkatkan otoritas juga relevansi konten kamu pada Google atau search engine lain untuk kata kunci yang kamu pilih.
-
Technical Copywriting
Copywriting ini berfokus untuk memberikan pengetahuan terkait cara kerja/pemakaian suatu produk. Biasanya, copywriting ini digunakan untuk produk kesehatan, teknologi, kecantikan, dan produk-produk lain yang membutuhkan tata cara pemakaian untuk konsumennya.
-
Website Copywriting
Jenis copywriting ini bertujuan untuk menceritakan suatu produk sehingga dapat menarik pengguna. Website copywriting dapat kamu temukan dalam bentuk artikel advertorial.
Cara Membuat Copywriting untuk Pemula

Membuat copywriting bukanlah hal yang sulit jika kamu tahu cara tepatnya. Maka dari itu, supaya kamu tidak bingung, berikut beberapa cara membuat copywriting untuk pemula.
-
Pelajari Produk yang Ingin Kamu Tulis
Kunci dalam belajar copywriting adalah kamu harus mengenal produk apa yang akan kamu tulis. Kamu harus mengetahui informasi dasar produk, desain produk, komposisi produk, proses pembuatan, cara penggunaan, masa pakai, harga, perbandingan dengan kompetitor, manfaat, dan keunikan produk.
-
Riset Kebutuhan Konsumen
Selain harus mencari tahu tentang produk yang ingin kamu tulis, kamu juga harus melakukan riset kebutuhan konsumen karena apa yang kamu tulis ditujukkan untuk konsumenmu. Riset ini bertujuan untuk mendapatkan data valid tentang konsumenmu. Dari data riset ini juga dapat dijadikan materi copywriting.
-
Buat Headline Menarik
Selanjutnya, kamu harus membuat headline yang menarik minat pembaca.
Mengapa?
Karena Headline akan menjadi objek pertama yang dilihat oleh pembaca yang merupakan calon konsumen.
Hal ini dapat kamu lakukan dengan cara menggunakan angka dan data dalam penulisan headline. Headline yang menggunakan istilah dan kata-kata sulit dimengerti sangat jarang dilirik oleh pembaca, jadi sebisa mungkin gunakanlah kata-kata yang mudah dimengerti.
Terakhir dalam pembuatan headline, kamu dapat membuat headline yang yang meminta pembaca menggunakan tindakan tertentu.
-
Buat Copy yang Berkualitas
Headline menarik harus kamu kombinasikan dengan pembuatan copy yang bagus. Dalam pembuatan copy, kamu harus menyisipkan rasa empati, menyisipkan fakta, dan membuat pembaca penasaran agar mereka tertarik untuk melanjutkan membaca.
Dalam pembuatan copy, sama dengan headline, kita harus menggunakan kata-kata yang mudah dipahami. Selain itu, karena kebanyakan masyarakat membaca artikel melalui telepon genggam, usahakan paragraf yang kamu tulis tidak terlalu panjang agar enak dibaca.
Lalu, untuk kata ganti, kamu dapat menggunakan kata ganti orang pertama agar pembaca dapat merasa apa yang kamu tulis itu berbicara langsung ke pembaca. Selain itu, dalam pembuatan copy kamu tidak perlu hanya berpaku akan satu sub pembahasan, kamu dapat membahas satu topik dengan beberapa sub dari beberapa sudut pandang. Misalnya, sub utama yang akan kamu bahas adalah cara pemakaian suatu produk, kamu dapat menambahkan kelebihan produk tersebut dan keunikannya.
-
Tampilkan Manfaat dan Fitur
Saat membuat copy untuk suatu produk, kamu bisa menonjolkan manfaat dan fitur yang dimiliki secara bersamaan. Manfaat yang dimaksudkan adalah apa yang bisa dilakukan oleh produk tersebut.
Manfaat dapat membuat seseorang membeli produk berdasarkan emosi dan fitur yang ditonjolkan berfungsi untuk membenarkan keputusan mereka dengan menggunakan logika.
Misalnya jika produk yang ingin kamu tawarkan adalah lipstick dengan pelembap, kamu bisa menulisnya seperti ini, “Jaga kelembaban dan cantik bibirmu dengan Red-A lipmatch!”
-
Call to Action
Yang terakhir dipelajari adalah call to action atau CTA. CTA merupakan kalimat-kalimat yang meminta pembaca/calon konsumenmu melakukan suatu aksi lanjutan dari apa yang kamu tulis. Misalnya, dalam copywriting konten media sosial IG, di akhir kalimat kamu meminta konsumenmu untuk berkunjung ke websitemu lewat link pada bio.
Penggunaan CTA dalam copywriting dapat menaikkan traffic pengunjung media sosial, website bahkan penjualan kamu. Maka dari itu, dalam sebuah copywriting kamu harus menyisipkan CTA agar pembaca yang merupakan calon konsumenmu tertarik untuk melakukan aksi lanjutan dari apa yang kamu tulis.
Teknik Copywriting

Berikut beberapa teknik copywriting yang dapat kamu gunakan dalam penulisan, agar apa yang kamu tulis lebih menarik
-
Formula AIDA
Formula ini memiliki 4 unsur, yaitu.
- Attention yang artinya kita harus menangkap perhatian dari pembaca.
- Interest yang artinya harus membangun rasa keingintahuan atau penasaran pembaca.
- Desire yang artinya membuat pembaca ingin melakukan tindakan yang kita inginkan.
- Terakhir, action yang artinya mengajak pembaca melakukan apa yang kita inginkan.Attention dapat berupa headline, interest berupa intro yang kamu buat, desire berupa tulisan yang kamu buat, dan action berupa CTA.
-
Konsep Slippery Slide
Konsep ini dipelajari untuk menguasai copywriting yang tidak membosankan. Pada dasarnya, slippery slide menggunakan kalimat pendukung untuk mendukung kalimat atau teks sebelumnya. Kalimat pendukung berguna untuk menjaga rasa ingin tahu pembaca hingga bagian CTA.
Dua2 cara untuk menerapkan konsep ini adalah dengan membayangkan diri kamu sebagai pembaca dan menghitung keefektifitasan masing-masing kata yang kamu gunakan.
-
Social Proof
Social proof merupakan elemen copywriting untuk meyakinkan pembaca, bahwa anda dapat dipercaya. Teknik ini biasanya digunakan pada landing page maupun email marketing. Selain itu, biasanya social proof diletakkan sebelum CTA untuk meyakinkan pembaca yang merupakan calon konsumen untuk berbisnis denganmu.
-
Frequently Asked Questions
Teknik ini digunakan untuk meyakinkan pembaca dengan membuat segment frequently asked questions yang disajikan dalam bentuk poin-poin. Kamu juga dapat menambahkan halaman FAQ sendiri yang disambungkan ke segmen landing page untuk menjawab segala pertanyaan yang dimiliki oleh konsumen.
Mindset yang Harus Dimiliki Sebagai Copywriter

Setelah mengetahui cara membuat copywriting, sebagai copywriter, kamu juga harus memiliki mindset sebagai berikut :
-
Bukan sekadar menulis
Sebagai seorang Copywriter, kamu tidak bisa hanya sekadar menulis. Mengapa? Karena apa yang kamu tulis bertujuan untuk meningkatkan engagement maupun penjualan. Jadi, kamu harus paham, kalau apa yang kamu tulis bisa menentukan tindakan konsumenmu.
-
Tidak membosankan
Dalam membuat copywriting, kamu harus memposisikan dirimu sebagai user atau pembaca. Jadi, kamu dapat menilai apakah copy yang kamu buat membosankan atau tidak. Hindarilah pembuatan copy yang bertele-tele dan cantumkan informasi yang tidak dibutuhkan oleh konsumenmu.
-
Mulailah Berpikir Kreatif
Sebagai seorang Copywriter, kamu perlu mampu berpikir kreatif untuk menghasilkan copywriting yang menarik dan informatif. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan pembelian atau agar pengguna melakukan tindakan sesuai dengan keinginan kamu.
Karena sekarang kamu sudah mengerti apa itu copywriting, fungsi, jenis, cara membuat, teknik-teknik dalam copywriting yang dapat mendatangkan konversi, dan mindset seperti apa yang harus dimiliki seorang copywriter, yang tertinggal hanyalah untuk terus berlatih.
Dengan berlatih menulis seacara rutin, kamu bisa menjadi terbiasa menulis dan memiliki gaya penulisan sendiri. Dengan gaya penulisan sendiri, kamu bisa menyelipkan keunikan tulisan kamu sehingga pembaca dapat membedakan tulisan kamu dan penulis lainnya.
Jadi, jangan lupa untuk terus berlatih sambil mengaplikasikan apa yang sudah kamu baca di atas yaa!
Referensi :
- Merchant.id. Tips Jitu Mengasah Skill Copywriting Anda.
- qwords. Yuk Belajar Copywriting Untuk Pemula Dengan Cepat.
- Alona. 4 Cara Membuat Copywriting yang Menarik.
- Jojonomic. Copywriting adalah Kunci Pemasaran Online.
- PanduanIM. Belajar Copywriting : Menjadi Copywriter yang Mampu Menjual dengan Huruf.
Kelley Vose
Juni 29, 2024It?s hard to find knowledgeable people on the value, no matter how appear like you appreciate what you?re writing on! Thanks